Sekali lagi,
Hati terasa dengan penilaian,
Penilaian manusia,
Tentang erti berjaya...
Sudahlah,
Dari kecil,
Disogok hanya dengan erti kejayaan dunia...
Kini ku sudah dewasa,
Tak mahu tertipu lagi,
Dengan khayalan dan fantasia...
Dunia owh dunia,
Sekeliling sibuk menilai kamu..
Hatiku yang rosak,
Punah ranah dengan sifat mazmumah,
Entah siapa yang peduli...
Solatku,
Yang entah sempurna atau tidak,
Diketepikan,
Dan dikaburi...
Jika dunia dalam rangkulanku,
Pentingnya solat itu di awal waktu,
Pun tidak dipeduli lagi...
Ilmuku,
Yang disogok pinta dipelajari,
Untuk merangkul dunia.......
Ya ramai yang peduli tentangnya....
Namun ilmu agamaku,
Yang secetek, cetek entah ingin ku nilai bagaimana ceteknya....
Entah siapa yang peduli tentangnya.....
Namun aku peduli,
Dan kepentingannya penting sekali...
Dan biarlah,
Biar aku saja YANG PEDULI.....
Jika nabi berdoa,
Ya Allah, jadikan rezeki keluarga Muhammad,
Secukup keperluan.......
Umatmu Muhammad,
Memang patut kau risaukan....
Kini ku mengerti,
Mengapa kerisauanmu........
Sehingga pabila kau ingin meninggalkan kami....
Tak lekang dari bibirmu,
Umatku, umatku, umatku...........................
Owh Allah...
Dengarlah rintihanku,
Jangan kau letak dunia dalam hatiku,
Melainkan ia hanya di tanganku.........
Owh Allah..........
Kepadamu aku mengadu......
Lapangkan masaku,
Untuk mendekatiMu...........
Hati terasa dengan penilaian,
Penilaian manusia,
Tentang erti berjaya...
Sudahlah,
Dari kecil,
Disogok hanya dengan erti kejayaan dunia...
Kini ku sudah dewasa,
Tak mahu tertipu lagi,
Dengan khayalan dan fantasia...
Dunia owh dunia,
Sekeliling sibuk menilai kamu..
Hatiku yang rosak,
Punah ranah dengan sifat mazmumah,
Entah siapa yang peduli...
Solatku,
Yang entah sempurna atau tidak,
Diketepikan,
Dan dikaburi...
Jika dunia dalam rangkulanku,
Pentingnya solat itu di awal waktu,
Pun tidak dipeduli lagi...
Ilmuku,
Yang disogok pinta dipelajari,
Untuk merangkul dunia.......
Ya ramai yang peduli tentangnya....
Namun ilmu agamaku,
Yang secetek, cetek entah ingin ku nilai bagaimana ceteknya....
Entah siapa yang peduli tentangnya.....
Namun aku peduli,
Dan kepentingannya penting sekali...
Dan biarlah,
Biar aku saja YANG PEDULI.....
Jika nabi berdoa,
Ya Allah, jadikan rezeki keluarga Muhammad,
Secukup keperluan.......
Umatmu Muhammad,
Memang patut kau risaukan....
Kini ku mengerti,
Mengapa kerisauanmu........
Sehingga pabila kau ingin meninggalkan kami....
Tak lekang dari bibirmu,
Umatku, umatku, umatku...........................
Owh Allah...
Dengarlah rintihanku,
Jangan kau letak dunia dalam hatiku,
Melainkan ia hanya di tanganku.........
Owh Allah..........
Kepadamu aku mengadu......
Lapangkan masaku,
Untuk mendekatiMu...........
Wahai hati, entah siapa yang peduli dengan kesucianmu, betapa bertarung aku dalam hari-hariku, untuk menjaga kamu.Ku tak mahu menjalar hitamnya kamu,
Dalam arus dunia,
Sehingga tak mampu nanti ku kesan di mana titik hitamnya,
Akibat legamnya ia,
Dalam kebiasaan penilaian dunia
Maafkanlah aku,
Atas ketidakmampuanku,
Memuaskan hati semua manusia,
Kerna aku sibuk mempelajari cara,
Menjaga hatiku,
Dunia,
Banyak perkara dari kamu,
Terpaksa aku korbankan,
Demi hatiku,
Temanku sepanjang perjalanan,
Yang akan dinilai nanti,
Di akhir jalan...
Ku tahu, banyak yang penting...namun mana yang lebih penting pada saat ini, perlu aku dahulukan. Wahai Allah, semoga, jalan yang ku pilih, atas dorongamu. Tiada manusia yang betul-betul memahami aku.