Ralit dengan keindahan,
Tak bisa diganggu dengan kebiasaan,
Aku paling suka,
Pabila belajar mengenal Engkau,
Jiwaku suka,
Hatiku gembira,
Relakanlah hambaMu ini untuk mengenalMu,
Maafkanlah aku,
Jika aku sesak akan sesuatu,
Pasti ada hikmah Engkau meletak aku di situ,
Ia pasti sebahagian cara untuk mengenali diriMu....
Aku hanya hamba,
Yang lemah,
Yang hina,
Yang fakir,
Yang tidak tahu....
Engkau selayaknya mengatur apa saja dalam hidupku, kerna Engkau Yang Maha Tahu, Engkau Yang Maha Bijaksana dalam mengatur segalanya.....
Akulah hamba,
Yang dicipta Pencipta,
Tak dibiarkan aku saja,
Melainkan Dia,
Sentiasa,
Melindung, Menolong dan Menjaga....
Bukan setiap masa,
Namun selamanyaaaaaa.....
Sungguh aku kembali berasa lega,
Pabila dapat menutur bicara,
Melepas segala di hati,
Kepada seluruh diri....

Tak bisa diganggu dengan kebiasaan,
Aku paling suka,
Pabila belajar mengenal Engkau,
Jiwaku suka,
Hatiku gembira,
Relakanlah hambaMu ini untuk mengenalMu,
Maafkanlah aku,
Jika aku sesak akan sesuatu,
Pasti ada hikmah Engkau meletak aku di situ,
Ia pasti sebahagian cara untuk mengenali diriMu....
Aku hanya hamba,
Yang lemah,
Yang hina,
Yang fakir,
Yang tidak tahu....
Engkau selayaknya mengatur apa saja dalam hidupku, kerna Engkau Yang Maha Tahu, Engkau Yang Maha Bijaksana dalam mengatur segalanya.....
Akulah hamba,
Yang dicipta Pencipta,
Tak dibiarkan aku saja,
Melainkan Dia,
Sentiasa,
Melindung, Menolong dan Menjaga....
Bukan setiap masa,
Namun selamanyaaaaaa.....
Sungguh aku kembali berasa lega,
Pabila dapat menutur bicara,
Melepas segala di hati,
Kepada seluruh diri....
